Kamis, 21 September 2017

SMAN 1 NGANJUK

06.23 Posted by Unknown No comments

SMA Negeri (SMAN) 1 Nganjuk, merupakan salah satu Sekolah Menengah Atas Negeri yang ada di Provinsi Jawa TimurIndonesia. Sama dengan SMA pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMAN 1 Nganjuk ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas X sampai Kelas XII. Sampai saat ini SMAN 1 Nganjuk menjadi menerima Program/Jurusan MIPA, IPS, dan IBB. SMAN 1 Nganjuk mempunyai program kelas khusus (kelas unggulan), di mana program kelas khusus ini hanya dipunyai oleh SMAN 1 Nganjuk.

Sekolah Menengah Atas ( SMA ) Negeri 1 Nganjuk, merupakan sekolah menengah tingkat atas, yang merupakan kelanjutan dari SMA NEGERI NGANJUK oleh karena kebijakan di bidang pendidikan menengah pada tahun 1975 telah ditutup dan diganti dengan Sekolah Menengah Pembangunan Persiapan ( SMPP ) Nganjuk.
Setelah berjalan kurang lebih 5 (lima tahun) berdasar keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 0206/O/1980, tanggal 30 Juli 1980 yang ditandatangani oleh Sekretaris Jenderal Departemen P & K Soetanto Wirjoprasonto dibukalah kembali Sekolah Menengah Tingkat Atas (SMA) Negeri Nganjuk pada Juli tahun 1980, yang pada awal angkatan pertama keberadaannya menjadi satu di gedung sekolah SMPP Nganjuk di Jl . Jendral Ahmad Yani desa Ploso Nganjuk.
Karena lembaga pendidikan yang ada antara SMPP dan SMA masih menjadi satu atap, maka oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk SMA Negeri Nganjuk, sebagai lembaga baru dibuatkanlah bangunan gedung baru di wilayah Kelurahan Cangkringan Kecamatan kota Nganjuk, secara bertahan bangunan gedung / lokal di lengkapi, dari bangunan tahap pertama 5 (lima) local, dan pada 4 Januari 1982 SMA Negeri 1 Nganjuk menempati bangunan dan lokal yang baru, yang dikenal dengan peristiwa boyongan / pindahan dari lokal SMPP ke gedung SMA Negeri di Jalan Lurah Surodarmo Nganjuk yang kemudian menjadi Jl. Kapten Kasihin HS. No. 4 Kelurahan Cangkringan Kecamatan kota Nganjuk, selanjutnya gedung yang baru tersebut diresmikan tanggal 1 Mei 1982 oleh Bupati Nganjuk Drs. Soemari.
Kepala sekolah yang diangkat pertama adalah Ibu Dra. Mursiatin, yang merupakan salah satu guru senior di SMPP, kemudian dibantu bersama-sama dengan sebagian guru yang bersedia sitempatkan di SMA Negeri 1 Nganjuk, untuk memulai meletakan dasar pendidikan di SMA Negeri 1.
Disamping Ibu Dra. Mursiatin sebagai Kepala Sekolah yang pertama, dicatat nama-nama guru-guru yang untuk memulai mbabat alas antara lain mereka adalah Drs. Soewarno, Ibu Soenarjati Zeyn, Drs. Sujoto, Sujadi BA, Sardjono BA, Prapto Wahono BA, dengan dibantu pula guru-guru muda yunior antara lain Soenarto BA, Budi Prajitno BA, Ibu Setyo Haryati, Bambang Winartio, Gatut Suwito BA, T. Sudarmanto BA, dan beberapa tenaga TU adalah Bp. Soemardi dibantu antara lain Munawar, Winarto, Tumiran, dan Marsono
Sebagai lembaga baru SMA Negeri 1 Nganjuk, merangkak dari nol, walaupun demikian tekad dan semangat para pendiri dan peletak dasar oleh Kepala Sekolah dan para guru telah meletakan dasar pendidikan yang cukup handal, dengan tekad kedisiplinan, berorientasi prestasi akademik, maka SMA Negeri 1 Nganjuk telah menunjukan namanya sebagai sekolah favorit di Nganjuk, hingga saat ini dengan hampir 90 tenaga guru dan 20 tenaga administrasi, dilengkapi 27 ruang kelas belajar, tiga ruang lab ipa dan satu lab bahasa, ruang ketrampilan, ruang kegiatan OSIS, dua lab komputer, mushola, ruang layanan BK, Koperasi Siswa kantin dan tempat olahraga yaitu lapangan basket dan dua lapangan volly ball.
Disamping prasarana didukung pula oleh kegiatan kesiswaan / OSIS dengan berbagai macam ekstra kurikuler, telah menjadi salah satu pionir dalam kejuaraan lomba-lomba olah raga, seni dan budaya serta sering membawa siswa dipuncak prestasi bidang sains akademi dan olimpiade, baik juara satu tingkat Kabupaten, finalis tingkat provinsi dan mewakili Jawa Timur di tingkat Nasional, bahkan ada yang menjadi Juara di tingkat Internasional.

Kabupaten Nganjuk

06.23 Posted by Unknown No comments
Kabupaten Nganjuk adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro di utara, Kabupaten Jombang di timur, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Ponorogo di selatan, serta Kabupaten Madiun di barat. Pada zaman Kerajaan Medang, Nganjuk dikenal dengan nama Anjuk Ladang yaitu Tanah kemenangan. Nganjuk juga dikenal dengan julukan Kota Angin.

Nganjuk dahulunya bernama Anjuk Ladang yang dalam bahasa Jawa Kuno berarti Tanah Kemenangan. Dibangun pada tahun 859 Caka atau 937 Masehi.[2]
Berdasarkan peta Jawa Tengah dan Jawa Timur pada permulaan tahun 1811 yang terdapat dalam buku tulisan Peter Carey yang berjudul : ”Orang Jawa dan masyarakat Cina (1755-1825)”, penerbit Pustaka Azet, Jakarta, 1986; diperoleh gambaran yang agak jelas tentang daerah Nganjuk. Apabila dicermati peta tersebut ternyata daerah Nganjuk terbagi dalam 4 daerah yaitu BerbekGodeanNganjuk dan Kertosono merupakan daerah yang dikuasai Belanda dan kasultanan Yogyakarta, sedangkan daerah Nganjuk merupakan mancanegara kasunanan Surakarta.
Sejak adanya Perjanjian Sepreh 1830, atau tepatnya tanggal 4 Juli 1830, maka semua kabupaten di Nganjuk (BerbekKertosono dan Nganjuk ) tunduk di bawah kekuasaan dan pengawasan Nederlandsch Gouverment. Alur sejarah Kabupaten Nganjuk adalah berangkat dari keberadaan kabupaten Berbek di bawah kepemimpinan Raden Toemenggoeng Sosrokoesoemo 1. Di mana tahun 1880 adalah tahun suatu kejadian yang diperingati yaitu mulainya kedudukan ibukota Kabupaten Berbek pindah ke Kabupaten Nganjuk.

Dalam Statsblad van Nederlansch Indie No.107, dikeluarkan tanggal 4 Juni 1885, memuat SK Gubernur Jendral dari Nederlandsch Indie tanggal 30 Mei 1885 No 4/C tentang batas-batas Ibukota Toeloeng AhoengTrenggalekNgandjoek dan Kertosono, antara lain disebutkan: III tot hoafdplaats Ngandjoek, afdeling Berbek, de navalgende Wijken en kampongs : de Chineeshe Wijk de kampong Mangoendikaran de kampong Pajaman de kampong Kaoeman. Dengan ditetapkannya Kota Nganjuk yang meliputi kampung dan desa tersebut di atas menjadi ibukota Kabupaten Nganjuk, maka secara resmi pusat pemerintahan Kabupaten Berbek berkedudukan di Nganjuk.